Senin, 11 Februari 2013

Kelebihan dan kekurangan Kayu Solid

Kayu solid merupakan salah satu bahan bangunan yang diambil dari alam. Karena jumlahnya yang semakin terbatas maka harga kayu solid relatif mahal.

Kayu Solid yang sering digunakan sebagai bahan bangunan seperti kusen kayu dan jendela serta daun pintunya antara lain : Kayu Bangkirai, Merbau, Keruing, Meranti, Kamper, Jati, Sonokeling, Mahoni, Nyatoh, Kempas, Sengon.

Biasanya kayu solid untuk kusen maupun daun pintu atau partisi menggunakan finishing politur, melamik atau PU (polyurethane)untuk menonjolkan  keindahan serat dan urat kayu yang alami.

Kelebihan penggunaan kayu solid sebagai bahan bangunan, antara lain :
  1. Secara arsitektur memiliki keindahan yang menjadi ciri khasnya.
  2. Penggunaan material kayu akan menimbulkan kesan hangat dalam ruangan.
  3. Kayu solid relatif mudah untuk dibentuk dan diproses / dikerjakan untuk berbagai macam desain yang diinginkan.
  4. Kayu solid merupakan insulasi panas dan suara yang baik.
 Kekurangan penggunaan kayu solid sebagai bahan bangunan, antara lain :
  1. Kayu solid memerlukan pengeringan yang sempurna karena material kayu solid sangat dipengaruhi oleh kadar air dan sifat muai susut.
  2. Kayu solid kurang memiliki ketahanan terhadap serangan rayap.
  3. Kayu solid kurang memiliki ketahanan terhadap serangan api / mudah terbakar.
  4. Kayu solid memiliki sifat tidak seragam / homogen dan kadang terdapat cacat seperti permukaan yang retak dan mata kayu.
  5. Untuk beberapa jenis kayu yang mulai langka, harganya relatif mahal. 

Artikel Terkait Lainnya