Minggu, 22 Juli 2012

Perbedaan Marmer dan Granite

MARMER GRANIT
Marmer merupakan batuan metamorf yang terbentuk dari rekristalisasi batu kapur. Granite adalah batuan beku yang terbentuk dari magma cair yang didinginkan secara perlahan dalam periode waktu tertentu.
Marmer mudah tergores dan mudah kehilangan kilaunya jika terkena kimia, minyak , kopi, dll Marmer dapat menyerap air karena sifat karakteristik batu kapur yang dimilikinya. Marmer yang basah akan menjadi kusam dan mudah patah. Granite memiliki karakteristik yang sangat keras, tahan gores, dan tahan lama. Karena keunggulannya harga granit lebih mahal daripada harga marmer. Granite berwarna lebih gelap cenderung memiliki pori lebih sedikit dibandingkan yang berwarna terang
Corak marmer terbentuk dari berbagai kotoran yang terdapat pada batuan kapur, selama proses pembentukan marmer berlangsung. Corak marmer ditentukan oleh alur urat/vena yang dimilikinya. Motif marmer sukar diseragamkan karena arah urat yang berbeda-beda Corak granite dipengaruhi oleh prosentase mineral yang terkandung di dalamnya (kuarsa, felsdar, mika, dll ). Motif granite hampir seragam sehingga lebih mudah diletakkan pada berbagai posisi baik lantai maupun dinding.
Lebih cocok digunakan sebagai penutup lantai area formal Cocok pada hampir semua kondisi, (sebagai counter top wastafel / kitchen, penutup lantai, dan dinding)

Artikel Terkait Lainnya